7 Tahun

7 Tahun

Sudah 7 tahun sejak kami ditinggal oleh bokap. Bokap meninggal pada tahun 2013 saat gue masih berusia 24 tahun. Gue masih kerja di Kumata Studio sebagai senior animator.

Selama 7 tahun itu juga gue banyak belajar tentang hidup, terutama tentang tanggung jawab. Sebagai anak paling tua dari 4 bersaudara, di mana adik-adik gue semuanya perempuan, tanggung jawab gue sangatlah besar, apalagi gue harus menjaga nyokap.

Berbagai macam tantangan, kesulitan, depresi, keringat, air mata, untung gak sampai darah, semua sudah kami alami dan kami lalui. Kami pun banyak belajar, terutama gue dan adik-adik yang menjadi lebih akrab. Itu juga salah satu pesan nyokap bahwa kami harus akur, jangan berantem, dan harus saling support. Terutama gue dan adik gue yang pertama, dia sudah kerja sebagai produser di Fit.fm Bandung.

Bokap meninggal ketika adik gue yang pertama masih kuliah. Ketika dia lulus dan masih berusaha mencari kerja, gue harus menyisihkan sebagian besar penghasilan gue untuk kebutuhan hidup di rumah, gak bisa nabung, udah ada duit bensin aja udah untung. Begitu pula sebaliknya ketika gue resign dari satu perusahaan dan mencari tempat kerja baru, adik gue ini yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk kebutuhan hidup di rumah. Begitu terus kami lakukan ketika ada 1 yang pindah kerja dan menganggur, kami saling support dan menutupi kekurangan biaya hidup.

Selama 7 tahun ini juga gue mulai terasa kehidupan mulai membaik, meskipun belum bisa sampai di titik ketika bokap masih ada. Karena ketika bokap masih ada kami tinggal di rumah dinas yang luas, ada mobil, segala kebutuhan terpenuhi. Ketika bokap meninggal kami tidak boleh menempati rumah itu lagi, mobilpun dijual untuk kebutuhan hidup. Sekarang kami tinggal di rumah kecil di dalam gang. Walau begitu untungnya ini rumah sendiri, jadi kami tidak perlu memikirkan KPR ataupun kontrakan. 7 tahun ini baru terlihat perkembangan kehidupan kami. Gue mulai bisa menabung lagi, nyokap mulai jualan Roti John dari rumah yang bisa dipesan via ojek online, jadi beliau gak perlu keluar rumah. Adik gue yang kedua kuliahnya udah dapat beasiswa.

Perkembangan ini baru terasa setelah 2-3 tahun terakhir ini. Di mana tempat gue sekarang bekerja menuntut gue untuk mengembangkan skill lain di luar skill teknis gue. Gue harus mengembangkan skill manajemen, skill leadership, skill komunikasi, skill critical thinking, dan skill self development lainnya.

Berkat bekal dari skill itu juga gue mulai bisa membangun komunikasi yang baik dengan beberapa klien, sehingga bisa menambah penghasilan gue untuk kebutuhan keluarga.

7 tahun, untuk bisa berkembang dari titik nol. Maksud dari titik nol ini adalah ketika bokap meninggal hingga sekarang kami bisa survived.

Sekarang gue udah bisa menyusun rencana masa depan gue lagi. Dengan tambahan skill yang gue dapat dari tempat kerja, gue udah siap untuk ke level selanjutnya.

7 tahun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: